Langsung ke konten utama

Suasana makan yang menyenangkan akan menambah nafsu makan bayi.

Suasana makan yang menyenangkan akan menambah nafsu makan bayi.
Memberi makanan pada bayi sesungguhnya bukan hanya demi pemenuhan kebutuhan nutrisi semata. Dalam aktivitas makan, banyak hal yang bisa didapat oleh anak selain gizi, yaitu pendidikan, pelatihan fisik dan mental, dan kesenangan! Dunia anak adalah dunia bermain. Dalam melakukan segala sesuatu, anak lebih menyukai cara-cara yang menyenangkan, termasuk acara makan!
Makan termasuk kegiatan yang penuh dengan pendidikan, yaitu dengan cara memberi pengetahuan tentang nama, warna, jenis, kandungan makanan bayi. Selain itu makan juga merupakan ajang pelatihan fisik yaitu melatih kemampuan oromotor bayi, koordinasi tangan, mata, mulut, dan sikap tubuh. Juga pelatihan mental, misalnya bagaimana anak belajar bersyukur atas makanan yang didapat dengan membiasakan membaca doa sebelum dan setelah makan. Seiring bertambahnya usia, kemandirian juga akan terlatih melalui aktivitas makan, yaitu bagaimana ia bisa menyuapi dirinya sendiri, memegang dan minum dari gelasnya sendiri, dan juga ikut membantu membereskan sisa makanan.
Dan yang terpenting, acara makan haruslah menyenangkan. Ini menjadi tantangan terbesar bagi orang tua. Jika cara memberi makan tidak dilakukan dengan benar sejak dini, maka akan membuat anak menjadi susah makan, anak yang suka pilih-pilih makanan (picky eater). Dan jika anak sudah susah makan akan lebih berat bagi orang tua untuk membuat acara makan menjadi menyenangkan. Disinilah kreativitas dan kesabaran akan teruji. Lalu bagaimana agar acara makan menjadi menyenangkan, dan justru bukan melelahkan?
Yang penting jangan sekali-kali melakukan pemaksaan dalam memberi makan anak, karena meskipun mungkin bisa menjadi solusi cepat jangka pendek, namun bisa membuat anak merasa tidak nyaman, trauma dan malah akan membuat anak tidak menyukai dan menghindari acara makan sama sekali.
Satu hal lagi agar selalu memberi makan dalam suasana hati dan waktu yang tepat, enak dan santai, untuk menghindari hal-hal negatif seperti berkeluh-kesah, memarahi anak, mencekok, bahkan melakukan kekerasan fisik. Sebaliknya, berikan makan pada anak dengan riang gembira dan kasih sayang, seperti melalui kontak mata (eye contact). Selain nutrisi terpenuhi, kesehatan dan imunitas terjamin, juga bertambah pengetahuan dan keterampilan fisik dan mental, terlebih lagi agar tumbuh menjadi anak yang riang gembira.
Tambahkan hal – hal yang disenangi bayi seperti mendengarkan music yang menyenangkan, TV, sambil bermain dengan mainannya, mendengong, selama posisi bayi tersebut duduk. Untuk kondisi rumah yang cukup sepi, bisa diusahakan untuk dicarikan teman yang hampir sebayanya untuk menemaninya untuk makan bersama. Untuk bayi yang lebih besar, usahakan untuk berkesempatan makan bersama orangtuanya di meja makan sehingga bayi/anak tersebut akan mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

Sumber: http://www.promina.co.id/pages/makan-itu-menyenangkan-.aspx

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersantap Asyik di Ithaa, Restoran Bawah Laut Maldives

Foto: www.frogcitycheese.com Kepulauan Maldives jadi salah satu destinasi favorit impian tiap orang. Mulai dari pemandangan alam dan bawah lautnya, kebudayaan hingga sensasi kulinernya yang hebat. Juga resto unik yang terletak di bawah laut! Ithaa berlokasi di Conrad Maldives Rangali Island . Kata 'ithaa' berarti 'mother of pearl' dalam bahasa Dhivehi, atau bahasa lokal Maldives. Lokasinya berada 5 meter dibawah laut. Karena tempatnya yang terbatas, resto ini hanya mampu menampung sekitar 14 pengunjung saja. Atap dan dinding resto ini transparan dengan jarak pandang sekitar 270 derajat. Suasananya benar-benar seru dan beda. Sambil makan, pengunjung akan disuguhi pemandangan laut dan biotanya berseliweran. Jangan heran jika ketika makan, kita diintip oleh seekor ikan pari ataupun menyaksikan ribuan ikan menari-nari di atas kepala. Sungguh menakjubkan! Restoran unik ini didesain oleh M. J. Murphy Ltd . , sebuah konsultan design dari New Zealand. Ta...

Membuat Spam dan Telur dengan Sentuhan Kreatif: Resep yang Mudah dan Lezat

  Siapa yang menyangka bahwa kombinasi sederhana antara spam dan telur bisa berubah menjadi hidangan yang menggugah selera? Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana membuat hidangan spam dan telur yang tidak hanya praktis tetapi juga lezat, serta beberapa tips untuk memberikan sentuhan kreatif pada hidangan ini. Pertama, kita mulai dengan mempersiapkan spam. Spam yang sudah dikeluarkan dari kaleng dipotong tipis-tipis. Untuk mengurangi rasa asin dan minyak berlebih, spam yang sudah dipotong kemudian direndam dalam air panas. Setelah itu, spam dicincang halus untuk memudahkan proses memasak. Panaskan wajan dan tuangkan sedikit minyak goreng. Meskipun spam sendiri sudah mengandung minyak, menambahkan sedikit minyak goreng akan membantu proses memasak menjadi lebih merata. Tumis spam hingga berubah warna dan mulai harum. Untuk memberikan rasa yang lebih dalam, tambahkan 1 sendok makan kecap asin, 1 sendok makan anggur masak, dan 1 sendok makan oligosakarida, lalu tumis kembali ...

Tempat Makan Bajak Laut

Foto: Bondan Winarno   Ada-ada saja cara para restaurateur menarik pengunjung. Berbagai thema di-eksplorasi untuk membuat tamu berminat dan kemudian betah nongkrong ditempatnya. Calico "meminjam" setting dan thema bajak laut. Calico sendiri punya banyak makna. Yang umum kita ketahui, calico adalah nama lain untuk kain blacu. Calico juga nama sebuah kota di California yang di masa lalu terkenal di masa kejayaan penambangan emas di sana. Tetapi, Calico juga banyak dikaitkan dengan para perompak alias bajak laut. Di awal abad ke-18, seorang nakoda bernama John Rackham dari Inggris Raya dikenal sebagai perompak yang paling berjaya di kawasan Bahama. "Keperkasaannya" sebagai bajak laut diakui orang dengan memberinya nama jagoan: Calico Jack. John Rackham ini pulalah yang memperkenalkan bendera Jolly Roger – bergambar tengkorak dan tulang tungkai yang tersilang di bawahnya – yang kemudian menjadi lambang para bajak laut sedunia. Resto Calico ini, te...