Langsung ke konten utama

Menu Western Berpadu Keindahan Alam Losari


MENCARI menu western yang diracik oleh chef berpengalaman dari belahan Eropa tidak mudah. Utamanya di Makassar. Masih terhitung jari restoran atau rumah makan yang menyajikan hal tersebut. Resep dan cita rasa asli hanya bisa dijumpai di hotel berbintang Ranah Anging Mammiri. Namun kini telah ada pilihan baru. Namanya La Terrace Restaurant.

Tempat makan ini ada di lantai lima New Shogun Restaurant Jalan Penghibur Makassar. Memiliki pemandangan tak terbatas langsung ke laut lepas Pantai Losari. Anging Mammiri sangat terasa di tempat ini. Hingga tak heran saat sunset, tempat ini kerap dijejali pengunjung.

Menyiapkan beragam menu western dari daratan benua Eropa, dan beberapa menu lezat khas Indonesia. Untuk menu western, dari camilan hingga makanan penutup hadir di tempat itu dengan cita rasa beda. Sebab semua masakan di La Terrace tanpa menggunakan penyedap rasa.

"Dari dulu kita fokus akan itu. Mulai dari New Shogun kita sudah dikenal karena kualitasnya, sampai Tokyo Rice Burger, dan itu kita tetap jaga. Makanya La Terrace pun juga tetap dengan konsep itu. Sebab kami sangat peduli dengan kesehatan," ucap pemilik restaurant, Julia Pupella ditemui belum lama ini.

Selain dari kehadiran chef, cara masak yang benar juga sangat diperhatikan di restaurant ini. Maka jangan salah bila Anda mendapatkan cita rasa yang sangat berbeda di tempat lainnya.

"Semua masakan dari menu yang ada di olah secara benar, sesuai dengan daerah asal makanan itu berasal. Kita mau masyarakat tahu, bahwa yang benar itu seperti ini. Harus diingat juga kalau di sini masakan di olah tanpa menggunakan minyak atau margarine. Tapi dengan virgin olive oil," sebut Julia menambahkan.

Dari beragam menu andalan La Terrace, penulis sempat mencicipi Capellini Meat Ball, Nachos Chili Con Carne, La Terrace Salad, dan Baby Squids. Capellini Meat Ball terbuat dari irisan daging sapi. Capellini merupakan salah satu jenis pasta di Itali. Sangat legit dan gurih di lidah. Sementara Nachos Chili Con Carne merupakan camilan khas Mexico.

Terbuat dari daging cincang, keju, tomato pasta, dan bumbu racik khusus. Meski camilan, menu ini cukup mengenyangkan.

Lalu Baby Squids merupakan menu yang tergolong makanan pembuka. Terbuat potongan beberapa cumi kecil yang direbus, lalu dicampur virgin olive oil, bawang merah, paprica, garam, dan merica. Saat disajikan, beberapa potongan garlic ikut menemani. Rasanya sangat lezat. Sekali kunyah, Anda akan ketagihan.

"Semua masakan ini juga sudah terhitung kalorinya. So, jangan khawatir kegemukan atau akan menjadi tidak sehat. Sebab selain masak, saya juga adalah chef konsultan kandungan gizi pada makanan," ungkap Head Chef La Terrace, Silvestro yang telah menjalani dunia kuliner selama 35 tahun.

Penasaran dengan tempat ini? Silahkan Anda datang sendiri. Menikmati pemandangan Pantai Losari dari ketinggian lantai lima La Terrace tentunya akan memberikan kebahagiaan tersendiri. Terlebih sebab suasana restoran dikemas secara romantis dan hangat. 



sumber : http://www.fajar.co.id/read-20111126185822-lezatnya-menu-western-berpadu-keindahan-alam-losari-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersantap Asyik di Ithaa, Restoran Bawah Laut Maldives

Foto: www.frogcitycheese.com Kepulauan Maldives jadi salah satu destinasi favorit impian tiap orang. Mulai dari pemandangan alam dan bawah lautnya, kebudayaan hingga sensasi kulinernya yang hebat. Juga resto unik yang terletak di bawah laut! Ithaa berlokasi di Conrad Maldives Rangali Island . Kata 'ithaa' berarti 'mother of pearl' dalam bahasa Dhivehi, atau bahasa lokal Maldives. Lokasinya berada 5 meter dibawah laut. Karena tempatnya yang terbatas, resto ini hanya mampu menampung sekitar 14 pengunjung saja. Atap dan dinding resto ini transparan dengan jarak pandang sekitar 270 derajat. Suasananya benar-benar seru dan beda. Sambil makan, pengunjung akan disuguhi pemandangan laut dan biotanya berseliweran. Jangan heran jika ketika makan, kita diintip oleh seekor ikan pari ataupun menyaksikan ribuan ikan menari-nari di atas kepala. Sungguh menakjubkan! Restoran unik ini didesain oleh M. J. Murphy Ltd . , sebuah konsultan design dari New Zealand. Ta...

Membuat Spam dan Telur dengan Sentuhan Kreatif: Resep yang Mudah dan Lezat

  Siapa yang menyangka bahwa kombinasi sederhana antara spam dan telur bisa berubah menjadi hidangan yang menggugah selera? Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana membuat hidangan spam dan telur yang tidak hanya praktis tetapi juga lezat, serta beberapa tips untuk memberikan sentuhan kreatif pada hidangan ini. Pertama, kita mulai dengan mempersiapkan spam. Spam yang sudah dikeluarkan dari kaleng dipotong tipis-tipis. Untuk mengurangi rasa asin dan minyak berlebih, spam yang sudah dipotong kemudian direndam dalam air panas. Setelah itu, spam dicincang halus untuk memudahkan proses memasak. Panaskan wajan dan tuangkan sedikit minyak goreng. Meskipun spam sendiri sudah mengandung minyak, menambahkan sedikit minyak goreng akan membantu proses memasak menjadi lebih merata. Tumis spam hingga berubah warna dan mulai harum. Untuk memberikan rasa yang lebih dalam, tambahkan 1 sendok makan kecap asin, 1 sendok makan anggur masak, dan 1 sendok makan oligosakarida, lalu tumis kembali ...

Tempat Makan Bajak Laut

Foto: Bondan Winarno   Ada-ada saja cara para restaurateur menarik pengunjung. Berbagai thema di-eksplorasi untuk membuat tamu berminat dan kemudian betah nongkrong ditempatnya. Calico "meminjam" setting dan thema bajak laut. Calico sendiri punya banyak makna. Yang umum kita ketahui, calico adalah nama lain untuk kain blacu. Calico juga nama sebuah kota di California yang di masa lalu terkenal di masa kejayaan penambangan emas di sana. Tetapi, Calico juga banyak dikaitkan dengan para perompak alias bajak laut. Di awal abad ke-18, seorang nakoda bernama John Rackham dari Inggris Raya dikenal sebagai perompak yang paling berjaya di kawasan Bahama. "Keperkasaannya" sebagai bajak laut diakui orang dengan memberinya nama jagoan: Calico Jack. John Rackham ini pulalah yang memperkenalkan bendera Jolly Roger – bergambar tengkorak dan tulang tungkai yang tersilang di bawahnya – yang kemudian menjadi lambang para bajak laut sedunia. Resto Calico ini, te...